Kesehatan

Sering Buang Air Kecil Di Malam Hari? Ini Beberapa Penyebabnya

5 menit baca
Resize 2496x1404_Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Orang Tua yang Jarang Disadari

Saat memasuki lanjut usia (lansia), sebagian orang mulai memikirkan bagaimana cara mengatasi sering buang air kecil pada lansia. Pasalnya, seiring bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami berbagai macam perubahan yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Perubahan ini tak jarang berupa penurunan fungsi dan kinerja organ tubuh, salah satunya inkontinensia urine alias sering buang air kecil pada lansia. 

Salah satu penurunan fungsi organ tubuh yang sering dialami oleh sebagian besar orang adalah menurunnya kinerja saluran kemih. Adanya penurunan fungsi dan kinerja saluran kemih memicu terjadinya sering buang air kecil pada lansia atau disebut juga dengan istilah inkontinensia urine. Kondisi akibat sulit menahan buang air kecil ini memang cukup umum terjadi. Tapi, kira-kira apa yang menyebabkan terjadinya sering buang air kecil pada lansia?
 
Beberapa hal sering dikutip menjadi pemicunya. Seperti, otot kandung kemih atau dasar panggul yang mulai melemah; kerusakan saraf yang mengontrol kandung kemih; penyakit radang sendi yang umumnya dapat memicu sulit untuk pergi ke kamar mandi tepat waktu; Kondisi organ panggul seperti kandung kemih, rektum, atau rahim pada wanita yang bergeser keluar dari tempat normalnya; serta adanya peradangan atau pembesaran kelenjar prostat yang biasanya dialami pria. 

Terlalu sering bangun untuk buang air kecil di malam hari, tentunya dapat membuat kualitas tidur Kesayangan menjadi berkurang dan hal ini dapat menyebabkan kelelahan sehingga mengganggu aktivitas Kesayangan di siang atau pagi hari.
 
Kalau Kesayangan kamu sering terbangun dan memiliki frekuensi buang air kecil di malam hari yang kurang wajar bisa saja itu menjadi sebuah gejala penyakit tertentu. Mari kita cari tahu, apa sih yang biasanya menyebabkan Kesayangan sering buang air kecil di malam hari!

Terlalu Sering Buang Air Kecil Malam Hari Dapat Mengganggu Tidur

Buang air kecil di malam hari atau nocturia sebenarnya adalah hal yang wajar terjadi pada semua orang, baik pada Caring People ataupun Kesayangan. Tetapi hal ini juga bisa menjadi sebuah pertanda atau gejala dari sebuah penyakit atau gangguan di dalam tubuh seseorang.
 
Secara umum, seseorang bisa tidur tanpa buang air kecil selama kurang lebih 6-8 jam, namun jika seseorang sering terbangun untuk buang air kecil lebih dari 1 kali pada malam hari, kemungkinan orang tersebut mengalami nocturia. Di bawah ini adalah penyebab-penyebab yang dapat membuat Kesayangan atau Caring People mengidap nocturia.
 
Penyebab yang biasa menjadi pemantik nocturia pada Kesayangan atau Caring People

  • Infeksi saluran kandung kemih
    Iritasi dan peradangan pada saluran kandung kemih atau yang biasa dikenal dengan infeksi saluran kemih dapat memicu penderitanya menjadi sering buang air kecil, tak terkecuali di malam hari. Jika Kesayangan kamu sering buang air kecil disertai dengan rasa nyeri saat buang air kecil, ada baiknya Caring People berhati-hati, karena hal tersebut bisa saja menjadi tanda-tanda bahwa Kesayangan kamu mengidap infeksi saluran kandung kemih.
  • Diabetes
    Kesayangan yang menderita diabetes biasanya juga mengalami nocturia. Hal ini terjadi karena Kesayangan dengan diabetes sudah tidak dapat mengendalikan kadar gula darah dikarenakan fungsi organ pankreas yang sudah rusak. Hal ini menyebabkan produksi urin Kesayangan dengan diabetes meningkat sebagai salah satu cara tubuh mengeluarkan kadar gula yang berlebihan. Selain itu nocturia pada kesayangan dengan diabetes juga disertai dengan meningkatnya rasa haus, lapar, dan tubuh yang lebih mudah lelah. 
  • Gagal jantung kongestif
    Kesayangan dengan gagal jantung kongestif akan mengalami nocturia akibat menumpuknya cairan di daerah kaki, dikarenakan ketidakmampuan jantung untuk memompa secara normal. Cairan yang tertumpuk ini akan masuk ke aliran darah dan baru dapat diproses oleh tubuh ketika penderita berbaring. Hal inilah yang menyebabkan nocturia pada penderita gagal jantung kongestif.
  • Konsumsi obat
    Jika Kesayangan kamu sedang menjalani pengobatan dan tiba-tiba mengidap nocturia coba perhatikan obat yang sedang dikonsumsi oleh Kesayangan kalian Caring People. Karena ada beberapa obat yang dimaksudkan untuk mengeluarkan cairan pada tubuh, salah satu efeknya tentu saja akan membuat seseorang yang sedang meminumnya akan mengalami lonjakan produksi urin, hal inilah yang menjadi penyebab dan pemicu nocturia pada Kesayangan yang sedang menjalani pengobatan.
  • Inkontinensia urin
    Seiring dengan berjalannya umur seseorang, kemampuan kandung kemihnya untuk menahan air seni akan semakin berkurang elastisitasnya, kondisi yang dikenal dengan nama inkontinensia urin ini juga bisa menjadi salah satu penyebab nocturia. Kondisi ini biasanya dialami oleh wanita dengan usia diatas 55 tahun. Dalam keadaan yang lebih parah, penderita inkontinensia urin bahkan bisa buang air kecil secara tidak sadar, maka dari itu penderita inkontinensia urin disarankan menggunakan popok ketika tidur untuk mengurangi nocturia dan menjaganya agar tidak sering terbangun di malam hari.
  • Terlalu banyak minum
    Minum sebelum tidur untuk mencegah dehidrasi saat terbangun memang tidak apa-apa, tetapi ada baiknya Caring People atau Kesayangan minum sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia), yaitu 1 gelas air putih dalam waktu 2 jam sebelum tidur. Dengan mengikuti anjuran tersebut Caring People atau Kesayangan dapat mengurangi risiko nocturia. Selain terlalu banyak minum sebelum tidur, mengonsumsi minuman beralkohol atau kafein juga dapat memicu nocturia meskipun Caring People atau Kesayangan tidak banyak minum air putih.
     

Baca Juga: Pilih Popok Dewasa Jangan Asal, Buruk Akibatnya!

Cara Mengatasi Nocturia

Ketika Kesayangan menderita nocturia yang disebabkan oleh penyakit atau pengobatan, hal ini akan sembuh dengan sendirinya ketika pengobatan berhenti atau penyakit tersebut sembuh. Tetapi sebagai pencegahan, seperti yang sudah disinggung di atas, ada baiknya Caring People membatasi konsumsi cairan Kesayangan dan tidak minum dalam jangka waktu 2 – 4 jam sebelum tidur.
 
Untuk Kesayangan dengan inkontinensia, agar dapat tidur dengan nyaman ada baiknya Caring People memberikan Confidence Premium Night atau Classic Night. Popok yang dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan saat Kesayangan tidur malam agar tidak terganggu dan berkemih secara tiba-tiba. Menjaga Kesayangan tetap kering di saat beristirahat.
 
Dengan penyerapan lebih banyak dan dilengkapi dengan diamond core technology, Caring People dan Kesayangan tidak perlu khawatir popok penuh dan sering mengganti popok di malam hari. Dilengkapi dengan ekstrak aloe vera yang dapat mencegah iritasi kulit saat tidur karena bergerak dan memberikan kenyamanan ekstra untuk mendukung Kesayangan beristirahat dengan maksimal.