Kesehatan

Contek 10 Pola Makan Sehat ala Kesayangan Jepang

5 menit baca

Angka harapan hidup masyarakat Jepang menjadi yang tertinggi di dunia mencapai kisaran rata-rata usia 84 tahun. Bahkan tidak sedikit warga Jepang yang berumur hingga 100 tahun atau lebih. Selain didukung kebiasaan produktifnya, tentu hal ini juga pengaruh dari pola makan sehat yang mereka konsumsi.

Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Jepang, Asako Miyashita mengungkapkan, setidaknya ada 5 makanan khas Jepang yang terkenal dapat membantu memperpanjang umur seseorang. Sejak kecil, ia diajarkan untuk menganggap makanan sebagai obat.

Masyarakat Jepang selalu menerapkan mindful eating yaitu makan dengan penuh kesadaran dan perhatian. Pola makan ini dapat berkontribusi besar pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang, atau dikenal juga sebagai diet ala Jepang. Berikut 10 rahasia pola makan Kesayangan Jepang untuk resep panjang umurnya.

  • Makan pelan-pelan

Kesayangan Jepang terbiasa mengunyah makanan hingga sempurna dan makan pelan-pelan. Kebiasaan ini juga membuat mereka punya lebih banyak waktu untuk berkomunikasi bersama keluarga atau teman-teman sambil makan. Dari sisi kesehatan, mengunyah makanan dengan sempurna penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.

  • Batasi porsi makan

Di Jepang, masyarakat percaya bahwa makan berlebihan tidaklah baik. Mereka menganggap makanan untuk menambah tenaga, bukan memuaskan selera. Tak heran jika orang Jepang makan di piring yang lebih kecil. Cara ini membuat mereka merasa lebih cepat kenyang dan tidak tergoda menambah asupan kalori.

  • Rutin minum matcha

Rahasia panjang umur Kesayangan Jepang selanjutnya adalah rutin minum matcha. Mereka menjadikan teh hijau ini sebagai minuman sehari-hari. Matcha diketahui punya banyak manfaat sehat. Kandungan antioksidan yang kuat bisa menyehatkan tubuh sekaligus menjaga kecantikan kulit.

  • Rajin sarapan

Beberapa pola diet tak menganggap penting kebiasaan sarapan. Faktanya, Kesayangan Jepang tak melewatkan sarapan. Mereka meyakini sarapan adalah waktu makan terpenting harian. Biasanya mereka menyantap menu sarapan lengkap dari nasi atau bubur, ikan panggang dan sup miso. Kebiasaan ini menghindari perasaan ingin ngemil dan makan berlebihan di siang hari.

  • Makan sampai 80% kenyang

Kesayangan Jepang punya prinsip makan yang terkenal yaitu “hara hachi bun me” yang artinya hanya akan makan sampai 80% kenyang. Mereka menghindari makan terlalu banyak. Mereka tidak suka kebiasaan makan berlebih dan akan berhenti makan ketika sudah merasa kenyang.

  • Tak banyak makan dessert

Rasa dessert atau kue yang manis memang menggugah selera, namun Kesayangan Jepang tidak makan dessert banyak karena tahu betapa bahayanya konsumsi gula berlebih. Mereka lebih suka mengkonsumsi makanan yang gurih.

  • Konsumsi banyak kedelai

Kedelai sendiri merupakan jenis kacang sehat yang kaya manfaat. Kedelai mampu memasok energi sekaligus membangun otot. Tak hanya itu, kedelai membantu menyeimbangkan hormon dan membantu proses penurunan berat badan.

Jepang punya natto yang beberapa waktu lalu sempat viral, yaitu olahan kedelai fermentasi yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Mereka juga mengkonsumsi banyak olahan kedelai lain seperti miso, tofu, dan susu kedelai.

  • Rajin makan rumput laut

Selain kedelai, Kesayangan Jepang juga rutin makan rumput laut. Makanan sehat ini dinikmati dalam berbagai olahan, mulai dari sup hingga nori. Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat dan magnesium. Mengkonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

  • Lebih pilih nasi atau ubi dibanding roti

Kebanyakan restoran Jepang tidak menghadirkan roti sebagai pilihan menu utamanya. Hal ini lantaran Kesayangan Jepang lebih suka makan nasi dibanding roti. Nasi dianggap lebih sehat karena roti dibuat dari tepung olahan yang dihindari.

Ubi jalar ungu atau yang disebut “imo” dalam bahasa Jepang sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

  • Metode masak kukus dan tumis jadi favorit

Satu lagi rahasia sehat dan panjang umur Kesayangan Jepang adalah lebih menyukai metode memasak yang tak menggunakan banyak minyak seperti kukus, rebus dan tumis.

Jadi, beberapa pola makan ini dapat dilakukan dan diadaptasi untuk meningkatkan kualitas hidup Kesayangan dan membuatnya panjang umur. Tertarik mencobanya untuk Kesayangan, Caring People?

Selain menjaga pola makan sehat Kesayangan, selalu berikan yang terbaik untuk dukung aktivitasnya dengan Confidence. Kini Confidence hadir dalam kemasan baru! Dapatkan Confidence Popok Celana Tipis & Pas di Badan dan Ekstra Serap untuk kondisi Kesayangan aktif dan Confidence Popok Perekat Night Series untuk kondisi Kesayangan tirah baring.


Referensi : 
CNBC Indonesia - Terungkap Ini 5 Makanan yang Bikin Orang Jepang Panjang Umur
Food.detik.com - 10 Rahasia Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur
Geriatri.id - Mengungkap Rahasia Umur Panjang Ini Makanan yang Dihindari Lansia Jepang