Kesehatan

Benarkah Musik Dapat Membangkitkan Memori Kesayangan dengan Demensia?

5 menit baca
Benarkah Musik Dapat Membangkitkan Memori Kesayangan dengan Demensia?

Seperti yang kita tahu, musik memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, tak terkecuali untuk lansia. Pada dasarnya musik sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Semua orang pasti mendengarkan musik, tidak mengenal umur, gender atau status sosial. Tahukah Caring People, jika mendengarkan musik untuk Kesayangan bisa membangkitkan memori dan membantu ingatan penderita demensia?

Menurut Nina Kraus, seorang ilmuwan saraf Laboratorium Neuroscience Auditory di Universitas Northwestern, menyampaikan hubungan erat antara sistem memori di otak dengan pendengaran. Suara berevolusi sangat lama dan berakar pada sistem saraf. "Kenangan yang kita ciptakan dan hubungan suara yang kita buat sepanjang hidup akan selalu ada. Ini hanya bagaimana mengaksesnya," ujarnya dilansir dari NPR.

Kraus juga menambahkan pada dasarnya musik membawa pendengarnya berpikir, merasakan, mengingat dan bergerak dengan suara sehingga bisa membangkitkan ingatan yang telah hilang. Untuk itu, kekuatan musik telah dikenal sebagai salah satu media pengobatan atau terapi pasien demensia.

Baca Juga: 3 Manfaat Mendengarkan Musik Untuk Kesayangan

Tak hanya itu, penelitian yang dikeluarkan Maria Chait dari University College London Ear Institute pada Oktober 2019, mengamati respons otak terhadap lagu-lagu populer yang akrab di telinga. Tujuannya, yaitu mengukur seberapa cepat otak merespons lagu yang familiar dibanding dengan lagu asing.

Hasilnya menunjukkan, lagu yang familiar jauh lebih cepat dan kuat dibanding respons terhadap lagu-lagu yang masih terdengar asing. Respons terhadap lagu-lagu populer muncul dalam sepertiga detik, atau 300 milidetik.

Ketahui Lebih Lanjut Mengenai Demensia

Dari berbagai penelitian tersebut bisa dikatakan musik mempunyai manfaat dalam pengobatan atau terapi untuk penyakit demensia. Lalu, demensia itu apa dan bagaimana dampaknya pada Kesayangan? Demensia adalah gejala yang memengaruhi kemampuan fungsi kognitif otak dalam mengingat, berpikir, bertingkah laku, dan berbicara.

Demensia sering juga disebut gangguan neurokognitif mayor atau penyakit pikun. Penurunan daya ingat itu bisa disebabkan karena usia yang menua atau bisa terjadi pada orang dengan usia 65 tahun ke atas, baik pria maupun wanita.

Di Indonesia, pada 2016 diperkirakan sekitar 1,2 juta orang memiliki penyakit demensia. Angka ini terus melonjak seiring waktu dengan perkiraan 2 juta jiwa di tahun 2030 dan 4 juta jiwa di tahun 2050. Dengan menurunnya fungsi kognitif, demensia dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Kesayangan, seperti tidak dapat mengingat hal-hal penting di kehidupan sehari-hari.

Bagaimana Caring People? Jika kita memberikan musik yang dulunya Kesayangan sering dengarkan dapat memiliki manfaat baik bahkan mampu menjadi pengobatan untuk penyakit demensia. Untuk itu, yuk mulai terapkan dan dengarkan lagu-lagu favorit Kesayangan! Pasti ada bukan lagu yang sering mereka senandungkan setiap harinya.

Tetap rawat Kesayangan dengan penuh kasih sayang dan selalu berikan yang terbaik dengan produk-produk Confidence, seperti Confidence Classic Day & Classic Night untuk perlindungan dan kenyamanan 24 jam. Dengan Frontal Tape dan Resealable Tape yang mampu merekat erat serta permukaan ekstra lembut dengan Ultra Soft Cover, Kesayangan semakin aman dan nyaman saat menggunakannya.

Tak hanya itu, Confidence Classic Day & Classic Night dilengkapi dengan Quick Dry Absorbent yang mampu menyerap urine lebih cepat dan dapat merubahnya menjadi gel. Ayo selalu stok produk-produk Confidence untuk Kesayangan dan langsung order di minimarket dan supermarket terdekat, serta e-commerce favorit Caring People.