Kesehatan

Apa Sih Obat Diuretik Itu? Yuk, Kita Kenali Lebih Lanjut!

5 menit baca

Caring People, jika Kesayangan kamu adalah pengidap darah tinggi atau hipertensi, apakah kamu perhatikan, ketika Kesayangan meminum obat yang diresepkan oleh dokter, maka Kesayangan akan lebih sering buang air kecil? Jika kamu menyadarinya, maka selamat! Kamu baru saja melihat sebuah gejala inkontinensia yang disebabkan karena pengaruh pengobatan yang dilakukan oleh Kesayangan, atau biasa disebut dengan Inkontinensia Functional.
 
Tapi Caring People pernah bertanya-tanya nggak sih, kok bisa ya obat darah tinggi memuat Kesayangan jadi buang air kecil terus? Kenapa harus buang air kecil efeknya? Memang bisa menurunkan tekanan darah melalui urin? Nah buat jawab pertanyaan-pertanyaan itu, kita akan berkenalan nih sama obat yang digunakan, namanya obat diuretik! Yuk kita mulai kenalan sama obat diuretiknya!

Fungsi Obat Diuretik

Obat diuretik, atau yang biasa disebut dengan pil air, adalah salah satu pengobatan yang dilakukan untuk membantu pengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi untuk mengatur tekanan darahnya Caring People. Obat diuretic bekerja dengan cara membuang kelebihan garam di tubuh pengidap hipertensi, tapi nggak cuma itu aja Caring People, selain itu obat ini juga membuat kelebihan cairan yang ada di dalam tubuh, dan keduanya dilakukan dengan membuat tubuh memproduksi urin lebih banyak.
 
Makanya Caring People nggak perlu heran kalau Kesayangan kamu adalah pengidap hipertensi atau kelebihan cairan, maka biasanya dokter akan meresepkan obat diuretik. Karena efeknya inilah, obat diuretic terkadang disebut juga sebagai pil air, karena membuat orang mengeluarkan cairan/air berupa urin secara lebih banyak dari biasanya.

Baca Juga: APA AJA JENIS INKONTINENSIA URINE? YUK LIHAT!

Jenis Obat Diuretik

Ternyata obat diuretik memiliki beberapa jenis lho Caring People. Meskipun jenisnya berbeda, tetapi pada dasarnya obat ini tetap bekerja dengan prinsip yang sama, yaitu mengurangi zat di dalam tubuh melalui cairan. Secara umum, obat diuretik bisa dibagi menjadi 3 jenis, yaitu tiazid, loop, dan potassium-sparing. Ini dia penjelasannya

Diuretik Tiazid

Diuretik tiazid adalah jenis obat diuretik yang biasa diresepkan dokter untuk Kesayangan yang mengidap hipertensi untuk meredakan tekanan darahnya. Cara kerja obat ini ternyata nggak cuma mengurangi cairan dalam tubuh aja lho Caring People, tapi juga bisa membuat pembuluh darah menjadi rileks. Obat yang termasuk dalam jenis ini adalah chlorothiazide, chlorthalidone.

Diuretik Loop

Obat diuretik loop biasanya Untuk obat yang satu ini biasanya diresepkan untuk Kesayangan dengan kasus gagal jantung. Obat diuretik ini bekerja untuk menurunkan peyerapan kalium, klorida dan natrium pada lengkungan (loop) henle di ginjal. Kelebihan mineral-mineral ini nantinya akan terbuang melalui urin. Maka dari itu biasanya obat diuretik look dapat menyebabkan produksi urin yang lebih besar dari pada jenis obat diuretik lainnya.

Diuretik Potassium-Sparing

Kalau obat diuretik yang ini, cara kerja dan tujuannya agak sedikit berbeda nih Caring People dari yang lainnya. Obat diuretik potassium-sparing seperti namanya, bekerja untuk membuang kelebihan cairan tanpa mengurangi kadar kalium (potassium). Obat ini biasanya diberikan kepada Kesayangan yang memiliki kadar kalium rendah tanpa menimbulkan resiko kekurangan kalium sehingga menimbulkan kondisi medis tertentu, seperti aritmia (gangguan pada irama jantung).
 
Tidak seperti obat diuretik yang lain,obat diuretik ini tidak menurunkan tekanan darah ‘sebaik’ jenis lainnya sehingga biasanya diresepkan dengan obat hipertensi lain.

Efek Samping Obat Diuretik

Meskipun diberikan untuk membantu penderita hipertensi, tetapi obat diuretik juga tidak dapat diberikan kepada semua orang, seperti ketika seseorang sedang mengalami permasalahan yang membuatnya kesulitan untuk buang air kecil, karena obat diuretik akan menyebabkan produksi urin menjadi lebih banyak daripada biasanya.

Meski begitu, seperti obat lainnya, diuretik juga memiliki beberapa efek samping lain yang akan dirasakan oleh Kesayangan yang meminum obat ini. Jika dikelompokkan, maka efek obat diuretik bisa dikelompokkan ke dalam 2 kategori, yaitu efek samping ringan dan efek samping berat.

Efek Samping Ringan

  • Pusing
  • Sakit Kepala
  • Keram
  • Haus
  • Sembelit
  • Mudah Lelah

Efek Samping Berat

  • Reaksi alergi
  • Gagal ginjal
  • Kekurangan natrium
  • Aritmia

Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa efek yang paling terlihat dari konsumsi obat diuretik adalah bertambahnya produksi urin pada Kesayangan yang sedang mengonsumsinya, karena memang kegunaan dan tujuan dari jenis obat ini adalah membuang kelebihan cairan melalui urin.

Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Merawat Orang Tua yang Sakit

Jika Kesayangan kamu sedang mendapatkan pengobatan yang mengharuskannya meminum obat diuretik, untuk mengatasi inkontinensia yang terjadi karena pengaruh obat berikan Confidence Pants untuk Kesayangan. Dengan penyerapan hingga 6x Confidence Pants bisa membantu kesayangan tetap nyaman beraktivitas tanpa perlu bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Menjadikan Kesayangan tetap #BeraniLebihPede beraktivitas meski dengan inkontinensia yang terjadi karena pengaruh obat.
 
Selain itu untuk mendukung kenyamanan Kesayangan, Confidence Pants yang terbuat dari bahan lycra, elastis dan pas di badan, seperti celana dalam biasa. Selain itu Confidence Pants juga dilengkapi dengan SAP antibacteria untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri di area sensitif Kesayangan, serta telah teruji klinis oleh dermatologis di Australia aman untuk kulit Kesayangan yang sensitif.
 
Dukung Kesayangan kamu untuk tetap #BeraniLebihPede menjalani harinya tanpa harus khawatir dengan inkontinensia urin, karena ada Confidence Pants yang selalu siap mendukung dan menjaga segala kegiatan Kesayangan kamu dengan maksimal!