Tentang Inkontinensia Urin

Sulit Menahan Kencing? Hati-hati Gejala Inkontinensia Urine

5 menit baca

Apakah Anda merasa semakin sulit menahan kencing? Biasanya ini terjadi jika Anda sudah memasuki masa lanjut usia. Walaupun ketahanan kita menahan kencing memang secara natural berkurang saat kita bertambah umur, tapi ini bisa jadi adalah gejala inkontinensia urine. Gangguan berkemih ini dapat mengganggu kualitas hidup Anda apabila tidak ditangani segera. Inkontinensia urine adalah keluarnya urine di luar kehendak, sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan maupun sosial. Gejala inkontinensia urine meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Walaupun inkontinensia urine bukan merupakan kondisi yang mengancam jiwa, tapi sulit menahan kencing dapat mempengaruhi kualitas hidup Anda karena mempengaruhi aktivitas sehari-hari, hubungan interpersonal, maupun seksual, kesehatan psikologis, dan interaksi sosial. Perlu adanya antisipasi dan informasi yang diketahui agar inkontinensia urine tidak menjadi isu di kemudian hari.

 

Faktor yang Mempengaruhi Sulit Menahan Kencing

Sebenarnya, faktor apa yang kira-kira mempengaruhi kita sulit menahan kencing? Selain usia, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jenis Kelamin

Pada wanita lebih sering mengalami gejala inkontinensia urine karena kehamilan, proses persalinan, menopause, dan anatomi traktus urinarius wanita. Sedangkan pada pria, gejala ini lebih sering terjadi akibat luapan yang disebabkan adanya masalah prostat.

  • Berat Badan

Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan otot sekitarnya. Tekanan ini membuat otot menjadi lemah dan membuat urin lebih cepat keluar, sehingga sulit menahan kencing terutama saat batuk atau bersin. 

  • Merokok

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko inkontinensia urin karena nikotin dapat membuat kandung kemih lebih aktif dari biasanya.

  • Riwayat Keluarga

Apabila ada anggota keluarga yang mengalami inkontinensia urin, terutama inkontinensia tipe desakan, maka risiko mengalami gejala inkontinensia urine akan meningkat. 

  • Penyakit Lain

Penyakit seperti gangguan saraf, gangguan imun, dan diabetes dapat meningkatkan risiko inkontinensia.

Penyebab Inkontinensi Urine Akibat Gaya Hidup yang Salah

Penyebab inkontinensia urine sendiri juga bisa terjadi akibat gaya hidup yang salah. Untuk masalah gejala inkontinensia urine sementara, bisa disebabkan oleh minuman, makanan, dan obat-obatan tertentu yang merangsang kandung kemih dan meningkatkan volume urin, seperti alkohol, kafein, minuman yang mengalami proses karbonasi, pemanis buatan, cokelat, cabai, makanan yang banyak memakai bumbu dan banyak gula. 

Serta bisa juga berasal dari yang bersifat asam, seperti jeruk. Obat-obatan untuk penyakit jantung dan hipertensi, juga obat penenang, pelemas otot, dan vitamin C dosis tinggi juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami inkontinensia urin. 

Sementara gejala inkontinensia urine yang menetap terjadi oleh karena adanya kondisi atau perubahan fisik seseorang seperti kehamilan, proses persalinan, pertambahan usia (degeneratif), menopause, operasi pengangkatan rahim dan pembesaran prostat.  

Lalu bagaimana cara kita mencegah agar tidak terjadi sulit menahan kencing yang berujung pada inkontinensia urine? Nah beberapa hal di antara adalah dengan selalu rajin berolahraga, terutama untuk melatih otot dasar panggul yang dapat menjadi awal mula masalah sulit menahan kencing. 

Begitu juga dengan menjaga makanan agar tidak mengonsumsi faktor asupan yang menambah kadar urine seperti yang dijelaskan di atas. Dengan menjaga gaya hidup sehat, gejala inkontinensia urine bisa ditekan dan masa keemasan di lanjut usia dapat menjadi lebih indah.

Pastinya, jika sulit menahan kencing sudah dirasa mengganggu jangan lupa sediakan popok dewasa Confidence. Memiliki dua jenis popok yang nyaman digunakan, yaitu popok perekat untuk lansia dengan kondisi tirah baring dan popok celana bagi lansia yang masih aktif.
 
Untuk lansia yang masih aktif, gunakan Confidence Pants yang memiliki bahan lycra sehingga dapat bergerak bebas mengikuti bentuk tubuh, daya serap hingga 6x lebih banyak dan SAP anti bakteri untuk menghindari dari iritasi.
 
Sedangkan bagi lansia dengan kondisi berbaring atau bedridden, gunakan Confidence Classic Day dan Confidence Classic Night di mana 2 popok di siang hari dan 1 popok di malam hari. Dengan Diamond Core Technology menyerap lebih cepat, halal dan teruji klinis, daya serap yang pas untuk kebutuhan siang dan malam, sehingga memberikan kenyamanan 24 jam bagi Kesayangan.
 
Confidence Popok Dewasa juga teruji klinis hypoallergenic oleh Australian Dermatologist, sehingga aman untuk digunakan pada kulit sensitif sekalipun. Confidence Popok Dewasa, kenyamanan ekstra buat pasien pengidap gangguan inkontinensia urine. Confidence Popok Dewasa bisa dibeli di minimarket, supermarket dan e-commerce pilihan Caring People.