Penyebab Inkontinensia Urin

Terlalu Sering Buang Air Kecil, Hati-hati Gejala Diabetes dan Stroke

5 menit baca

Buang air kecil adalah proses pengeluaran urine dari kandung kemih hingga ke saluran kencing/uretra. Buang air kecil adalah proses ekskresi pada tubuh yang terjadi pada sistem perkemihan. Normalnya intensitas kencing pada dewasa terjadi 7 kali dalam sehari. Proses urinasi terjadi karena tubuh sudah mengambil cairan yang cukup sehingga membuang sisanya lewat saluran kencing. 

Namun patut disadari jika terjadi gejala sering buang air kecil dengan intensitas 10 kali lebih dalam sehari merupakan indikasi terjadinya gangguan kandung kemih atau sebaliknya intensitas kencing yang rendah meskipun sudah mengonsumsi cairan yang cukup bisa jadi penyebab adanya gangguan pada saluran kemih. (Alodokter:2021)

 

Sering Buang Air Kecil Gejala Dini Stroke dan Diabetes

Gangguan pada saluran kemih juga bisa menjadi penyebab awal atau gejala dini pada penyakit stroke maupun diabetes. Intensitas yang tinggi menandakan bahwa saluran kencing/saluran kemih mengalami gangguan saraf atau gangguan pada otot-otot yang berkaitan dengan ekskresi pada saluran kencing. (halodoc: 2022)

Gejala awal diabetes sering ditandai dengan keinginan kencing dengan intensitas tinggi bahkan pada saat malam hari penderita terbangun untuk pergi ke toilet. Gangguan medis ini bisa disebut poliuria, atau kondisi tingkat gula darah yang tinggi menyebabkan hasrat buang air kecil yang lebih sering ketimbang orang pada umumnya. (Jurnal Kesehatan Unila: 2015)

Demi memperbaiki sirkulasi darah pada penderita diabetes bisa melakukan aktivitas senam kaki. Studi membuktikan, manfaat senam kaki efektif mencegah komplikasi kaki diabetes, seperti gangguan pembuluh darah, luka terbuka yang sulit sembuh, mencegah kelainan bentuk kaki dan masalah kaki lainnya. (Halimun Medical:2021).
Stroke dan Inkontinensia Urine

Intensitas kencing yang tinggi atau sering disebut inkontinensia urine juga terjadi karena adanya gangguan pada saraf. Bagi para penderita stroke yang mengalami gangguan aliran darah ke otak akan menyebabkan sinyal otak ke saluran kemih terhambat. Aliran darah yang terhambat ke otak menyebabkan penderita sering tidak sadar saat buang air kecil, atau dengan kata lain penderita tidak mampu mengontrol kapan waktu yang tepat untuk kencing.

Penyebab stroke yang terjadi pada lansia, biasa diawali dengan gaya hidup yang buruk sedari muda, contohnya punya kebiasaan merokok, malas olahraga atau tidak aktif bergerak, memiliki berat badan berlebihan, atau konsumsi alkohol berlebihan. (Hellosehat: 2021)

 

Mengatasi Sering Buang Air Kecil

Penanganan dini bisa dilakukan dari keluarga yang selalu memberikan dukungan untuk penderita inkontinensia urine. Keluarga bisa dampingi mereka agar kondisi psikologis tidak menimbulkan gangguan kesehatan lainnya. Mengatasi sering buang air kecil bisa ditanggulangi dengan penggunaan popok dewasa.

Pilih Confidence yang merupakan popok dewasa nomor satu berkualitas. Confidence memiliki dua jenis popok dewasa yaitu popok perekat untuk lansia dengan kondisi tirah baring dan popok celana bagi lansia yang masih aktif.

Untuk lansia yang masih aktif, gunakan Confidence Pants yang memiliki bahan lycra sehingga dapat bergerak bebas mengikuti bentuk tubuh dan SAP anti bakteri untuk menghindari dari iritasi.

Sedangkan bagi lansia dengan kondisi berbaring atau bedridden, gunakan Confidence Classic Day dan Confidence Classic Night di mana 2 popok di siang hari dan 1 popok di malam hari. Dengan Diamond Core Technology menyerap lebih cepat, halal dan teruji klinis, daya serap yang pas untuk kebutuhan siang dan malam, sehingga memberikan kenyamanan 24 jam bagi Kesayangan.

Berikan yang terbaik bagi Kesayangan dengan Confidence, agar mereka selalu aktif dan Berani Lebih Pede.