Penyebab Inkontinensia Urin

Sering Buang Air Kecil, Ini Penyebabnya

5 menit baca
Frekuensi orang untuk mengeluarkan urin bervariasi. Mungkin Anda buang air kecil sepuluh kali sehari dan masih bisa dibilang wajar karena tidak mengalami keluhan apapun. Ada juga yang frekuensi buang air kecil-nya lebih sedikit namun masih dalam batas wajar. Namun, kalau frekuensi buang air kecil sudah terlalu sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kemungkinan disebabkan oleh berbagai faktor.

Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Penyebab sering buang air kecil dibanding biasanya disebut dengan poliuria dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Penyebab sering buang air kecil bisa berasal dari penyakit kandung kemih yang mempengaruhi pembentukan urine. Produksi urine dapat dipengaruhi oleh makanan dan minuman, obat, serta gangguan kesehatan yang Anda alami. Ada banyak sekali kondisi yang dapat membuat Anda terkena poliuria. Apa saja contohnya? 

1. Terlalu Sering Minum Air Putih

Yang pertama adalah terlalu sering minum air putih. Air putih penting bagi kesehatan, tapi terlalu banyak minum justru akan membuat Anda lebih sering buang air kecil. Walau pun sering buang air kecil tapi tidak sakit ketika minum terlalu banyak, tapi ini membuat ginjal berusaha lebih banyak untuk mengeluarkan cairan berlebih demi menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Asupan cairan dapat di dari makanan berkuah, sayuran, dan buah-buahan.
 
Selain itu, kebanyakan sering buang air kecil tapi tidak sakit juga bisa jadi tanda bahwa anda pengidap diabetes. Penderita diabetes sering buang air kecil dengan jumlah banyak. Hal ini terjadi karena penderita diabetes mempunyai kadar gula darah yang tinggi. Gula dalam urine menarik lebih banyak cairan sehingga urine yang terbentuk pun lebih banyak. Akibatnya, Anda lebih sering kencing dan rentan mengalami dehidrasi.

2. Terkena Infeksi Kandung Kemih

Kemungkinan terakhir yang agak lebih serius sebagai penyebab sering buang air kecil adalah terkena infeksi kandung kemih. Ketika terjadi infeksi, kandung kemih tidak dapat menampung urine secara optimal. Kandung kemih pun menjadi cepat penuh sehingga Anda terus-menerus ingin kencing. Jika Anda terkena infeksi kandung kemih, Anda kemungkinan akan mengalami gejala lain seperti rasa nyeri atau panas saat buang air kecil. Ketika dirasa telah mengalami gejala tersebut, diharapkan langsung bertemu dengan dokter atau tenaga medis agar dapat diberi tindakan yang sesuai.
 
Kemungkinan sering buang air kecil tapi tidak sakit saat sudah lanjut usia juga cukup tinggi. Agar tidak terjadi hal yang diinginkan, langsung saja mencari diapers celana untuk lansia yang cocok.  Pilihlah diapers untuk dewasa yang terbaik bagi orang tercinta. Confidence Diapers untuk dewasa terbaik yang memberikan kenyamanan ekstra bagi para lansia. Confidence Diapers untuk dewasa memiliki 2 jenis diapers, yaitu diapers dengan perekat dengan kondisi lansia yang tirah baring, serta diapers celana bagi lansia yang masih aktif.
 
Bagi lansia yang mengalami kondisi hingga tirah baring, Anda bisa gunakan Confidence Pantas. Memiliki permukaan berbahan Lycra membuatnya sangat nyaman digunakan. Kenyamanan ekstra adalah hadiah kecil untuk para lansia.