Penyebab Inkontinensia Urin

Pahami Tandanya Anda Terkena Inkontinensia Urine Pada Lansia

5 menit baca
Pahami Tandanya Anda Terkena Inkontinensia Urine Pada Lansia

Sulit menahan pipis adalah momok yang sering terjadi pada manusia lanjut usia. Ketika mereka sudah memasuki usia tertentu, memang otot-otot yang ada di tubuh secara natural melemah. Ini juga termasuk otot kemih yang melemah, menjadi penyebab hilangnya kontrol urine terutama pada golongan lanjut usia. Hal inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya inkontinensia urine pada lansia.

Jenis Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine dibagi menjadi beberapa jenis menurut gejala dan penyebab yang dialami. Namun menurut Healthline, seseorang bisa mengalami salah satu jenis inkontinensia urine atau lebih pada saat bersamaan. Yang pertama ada inkontinensia stress, yaitu bocornya urine ketika terdapat tekanan pada kandung kemih, seperti ketika batuk, bersin, tertawa, berolahraga, atau mengangkat barang yang berat.

Selanjutnya ada inkontinensia tekanan. Ini terjadi saat muncul perasaan ingin buang air kecil secara tiba-tiba dan mendesak, namun urine bocor sebelum mencapai toilet dan kondisi ini sering muncul, termasuk di malam hari. Inkontinensia jenis ini adalah yang sering dialami para lansia, apalagi saat sedang menjalani aktivitas fisik yang cukup padat dan di luar ruangan sehingga sulit menahan pipis.

Inkontinensia overflow bisa terjadi ketika urine keluar dalam jumlah sedikit secara berkala karena isi di dalam kandung kemih tidak bisa dikeluarkan sepenuhnya ketika buang air kecil. Sedangkan jenis inkontinensia fungsional dirasakan saat adanya penyakit lain, baik secara fisik atau mental, yang menyebabkan seseorang tidak bisa segera ke toilet untuk buang air kecil.

Penyebab terjadinya inkontinensia urine pada lansia pun bisa bermacam-macam. Penyebab tertentu bisa menimbulkan penyakit inkontinensia urine jenis tertentu. Satu hal yang bisa dicegah agar tidak mengalami inkontinensia urine pada lansia adalah dengan selalu menghindari makanan tidak sehat selagi muda. Karena apa yang kita konsumsi dari lama, kemungkinan baru kita rasakan efeknya saat sudah lanjut usia dan otot di tubuh melemah.

Misal konsumsi alkohol dan kafein yang terlalu banyak. Kandungan di dalam minuman beralkohol dan kafein dapat secara terus menerus melemahkan fungsi pengendalian otot kemih yang menyebabkan sulit menahan pipis. Tidak cukup minum air putih juga menyebabkan urine menjadi pekat dan terkumpul di dalam kandung kemih sehingga menyebabkan iritasi dan gejala overaktif. Selain itu, kondisi kesehatan tertentu yang mengganggu kinerja saluran kemih seperti infeksi saluran kemih atau tumor pada kandung kemih juga menjadi alasan inkontinensia urine pada lansia.

Popok Confidence untuk Penderita Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine memang menyebabkan penderitanya jadi sulit beraktivitas karena adanya desakan untuk berkemih di waktu-waktu yang tidak pas dan juga sulit menahan pipis yang meningkatkan risiko mengompol. Karenanya, pilihlah pampers untuk dewasa yang terpercaya dengan Confidence.

Confidence popok untuk dewasa memiliki 2 jenis popok, yaitu popok dengan perekat dengan kondisi lansia yang tirah baring, serta popok celana bagi lansia yang masih aktif.

Untuk lansia yang masih aktif, gunakan Confidence Pants yang memiliki bahan lycra sehingga dapat bergerak bebas mengikuti bentuk tubuh dan SAP anti bakteri untuk menghindari dari iritasi.

Sedangkan bagi lansia dengan kondisi berbaring atau bedridden, gunakan Confidence Classic Day dan Confidence Classic Night di mana 2 popok di siang hari dan 1 popok di malam hari. Dengan Diamond Core Technology menyerap lebih cepat, halal dan teruji klinis, daya serap yang pas untuk kebutuhan siang dan malam.

Jadi, selagi kita mengobati inkontinensia urine nggak usah takut untuk keluar rumah. Pakai Confidence, kegiatan sehari-hari jadi makin nyaman!