Penyebab Inkontinensia Urin

Kenali Tanda Lansia Alami Gejala Inkontinensia Urine

5 menit baca
Buang air kecil adalah proses dimana pengeluaran zat dan nutrisi yang sudah tidak dibutuhkan dalam tubuh, yakni ditandai dengan mengeluarkan urine. Umumnya buang air kecil terjadi saat kita terlalu banyak minum air putih atau berada di dalam suhu udara dingin yang mempercepat keinginan buang air kecil. Namun jika dirasa frekuensi ke kamar mandi bertambah, bisa jadi ini adalah tanda sering buang air kecil.
 
Seseorang yang terlalu sering buang air kecil berarti mempunyai keinginan untuk ke kamar mandi terus menerus. Hal tersebut dapat mengganggu rutinitas harian Kesayangan, serta siklus tidur yang menjadi tidak teratur dan mungkin saja menjadi pertanda dari kondisi medis tertentu. Jika keadaan ini sudah mengganggu hari-hari Kesayangan, memang saatnya diperiksa lebih lanjut sehingga bisa diantisipasi, khususnya jika itu merupakan gejala inkontinensia urine. 
 
Umumnya, seseorang dapat buang air kecil sebanyak 4 hingga 8 kali (Halodoc, 2019). Jika mengalaminya lebih dari frekuensi tersebut dan juga kerap terbangun di malam hari, maka Kesayangan harus memeriksakannya. Hal tersebut mungkin disebabkan oleh faktor lainnya, mulai dari gaya hidup yang kurang sehat hingga kemungkinan terjangkit gejala inkontinensia urine yang berpotensi mengurangi ketahanan daya tubuh.
 
Ketika seseorang membuang cairan dari tubuhnya lebih dari 3 liter per hari, hal tersebut disebut dengan poliuria. Walau begitu, frekuensinya tidak sama dengan inkontinensia urine yang menyebabkan kebocoran urine. Dalam beberapa kasus, terlalu sering buang air kecil dapat menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius. Maka dari itu, Kesayangan harus mendapatkan diagnosis yang tepat untuk melakukan pengobatan. 


Penyebab Umum Sering Buang Air Kecil

Salah satu yang menjadi penyebab sering buang air kecil paling umum adalah infeksi saluran kemih yang menyebabkan gejala inkontinensia urine. Hal ini menyebabkan infeksi pada system kandung kemih dan uretra. Ketika terjadi, tekanan untuk membuang air kecil menjadi bertambah. Hal tersebut dapat menyebabkan munculnya rasa sakit.
 
Penyebab lainnya terlalu sering buang air kecil adalah jika mengidap penyakit diabetes. Gejala ini bisa terjadi jika mengalami tanda-tanda awal diabetes 1 & 2. Hal tersebut terjadi ketika tubuh mencoba untuk membersihkan diri dari glukosa yang menumpuk di tubuh melalui urine.
 
Jika dibiarkan, diabetes yang menyebabkan sering buang air kecil bisa berkembang menjadi penyakit yang menjalar di bagian tubuh lain dan mengakibatkan kerusakan organ tubuh atau terganggunya fungsi tubuh sehingga sulit bekerja optimal.
 
Kalau Kesayangan sulit menahan kencing dan sudah menganggu rutinitas sehari-hari, ada baiknya sediakan popok dewasa agar nyaman seharian. Selain nyaman, pastikan popok dewasa yang dipilih punya daya serap yang tinggi sehingga tidak perlu takut bocor dan tetap kering saat menjalankan kegiatan.
 
Pilih Confidence popok dewasa yang memberikan kenyamanan ekstra bagi para lansia. Confidence memiliki dua tipe popok dewasa, yaitu tipe perekat untuk Kesayangan dengan kondisi lansia tirah baring dan tipe celana bagi lansia yang masih aktif. 
 
Confidence tipe perekat memiliki 3 varian yaitu Confidence Classic Day, Confidence Classic Night dan Premium Night. Ketiga varian ini memiliki permukaan bersirkulasi udara dan dilengkapi diamond core technology yang menyerap ekstra cepat dan pelindung samping anti bocor. Khusus untuk varian malam, dilengkapi ekstrak aloe vera yang melindungi Kesayangan dari iritasi.
 
Untuk kondisi lansia yang masih aktif, gunakan Confidence tipe celana yang cocok mendukung aktivitas sehari hari. Dengan daya ekstra serap hingga 6x, SAP antibakteri yang cocok untuk kulit sensitif lansia dan bahan Lycra yang elastis pas di badan seperti memakai celana dalam biasa, Kesayangan jadi berani lebih pede berkegiatan!