Diabetes

Sulit Menahan Kencing, Hati-hati Gula Darah Tinggi

5 menit baca
Sulit Menahan Kencing, Hati-hati Gula Darah Tinggi

Pada umumnya proses urinasi dialami oleh setiap individu, dimana normalnya setiap individu dewasa mengalami proses urinasi atau kencing sebanyak 7 kali dalam sehari, hal ini tergantung dari seberapa banyak cairan yang dikonsumsi.

Namun bagi beberapa individu bisa mengalami kencing lebih dari 7 kali dalam sehari, patut diwaspadai hal tersebut berkaitan dengan inkontinensia urine atau kesulitan menahan kencing. Kondisi ini merupakan kondisi yang umumnya ditemukan pada individu dewasa usia lanjut atau lansia. Kondisi fisiologi lansia pada umumnya menjadi penyebab utama mengapa kasus inkontinensia urine terjadi.

Diabetes Diakibatkan Gaya Hidup Tidak Sehat

Pada usia lanjut gangguan kesehatan pun mulai muncul jika individu tersebut tidak memiliki gaya hidup yang sehat sedari muda. Salah satu yang sering ditemukan adalah diabetes yakni kondisi gula darah yang tinggi melebihi batas maksimum kebutuhan gula yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi minuman dengan gula yang tinggi terutama minuman kaleng sejak muda bisa menjadi pemicu utama gejala gula darah tinggi.

Gula darah yang seharusnya disaring oleh ginjal dan kemudian akan diserap oleh tubuh kembali menjadi darah tidak sepenuhnya bisa tersaring dan diserap menjadi darah kembali, implikasinya kondisi ini menyebabkan penderita diabetes sulit menahan kencing karena gula darah yang tidak terserap oleh tubuh mengalir langsung ke kandung kemih dan dibuang lewat saluran kencing atau uretra.

Kemampuan penyerapan gula darah yang rendah menyebabkan kondisi gula darah menjadi tinggi dan respons tubuh secara alamiah akan mengeluarkan kelebihan gula tersebut ke saluran kencing. Hal ini disebabkan kerja otot kandung kemih yang berlebihan yang dipicu oleh minuman dengan pemanis buatan, minuman kaleng atau konsumsi kafein yang berlebihan.

Kondisi ini patut mendapat sorotan bagi para penderitanya karena gejala gula darah tinggi ini bisa dideteksi sejak dini jika penderita bisa segera konsultasikan masalah yang terjadi pada dokter secara kronologis sehingga pencegahan bisa dilakukan sejak dini dan tidak berakibat fatal hingga terlambatnya deteksi dini gejala gula darah tinggi.

Ciri dan Gejala Gula Darah Tinggi

Ciri-ciri gejala gula darah tinggi pada orang tua yang bisa Caring People waspadai, di antaranya:

1. Lemas atau cepat lelah

Cepat lelah merupakan salah satu awal gejala gula darah tinggi yang cukup umum dirasakan. Lemas atau kelelahan memang juga dirasakan orang yang tidak memiliki kadar gula yang tinggi juga, namun jika terus menerus merasa lemas atau cepat lelah Caring People perlu waspada.

2. Haus terus menerus

Efek dari sering buang air kecil akan membuat cairan tubuh terus menerus dikeluarkan yang berakibat pada kondisi tubuh jadi haus untuk memberikan kode pada tubuh agar tidak dehidrasi.

3. Sakit kepala

Sering buang air kecil dan dehidrasi apabila diabaikan akan berdampak sakit kepala. Caring People bisa waspada jika sakit kepala disertai dengan ciri-ciri gejala gula darah tinggi lainnya.

4. Tangan dan kaki sering kesemutan

Kondisi seperti ini dipengaruhi rusaknya saraf atau neuropati karena kadar gula darah tinggi. Beberapa cara untuk mengatasi ini dengan senam kaki diabetes. Dengan melakukan senam kaki diabetes, bisa memperbaiki sirkulasi darah yang terganggu.

Selain itu, senam kaki diabetes juga mampu memperbaiki kekuatan otot tungkai dan kaki, melatih sendi agar tetap lentur dan mencegah komplikasi diabetes pada organ seperti mata, otak, jantung, dan ginjal.

5. Sering buang air kecil

Caring People seharusnya waspada jika Kesayangan sering buang air kecil. Terlalu sering buang air kecil dalam waktu yang lama dapat menjadi indikasi berbagai masalah medis. Salah satunya gejala gula darah yang tinggi atau diabetes.

Ketika kandungan gula darah terlalu tinggi, ginjal akan otomatis mengeluarkan lebih banyak gula dalam tubuh. Salah satu caranya dengan buang air kecil. Tidak heran, jika penderita penyakit gula darah tinggi lebih sering buang air kecil.

Mengatasi Gula Darah Tinggi Pada Lansia

Mengatasi gula darah tinggi pada lansia bisa ditangani dari perubahan pola hidup sehat antara lain; hindari minuman bersoda, minuman dengan pemanis buatan serta rajin berolahraga.

Butuh dukungan keluarga demi mengatasi gula darah tinggi pada lansia dengan tidak memberikan sedikitpun makanan atau minuman kaleng yang mengandung pemanis buatan, serta jauhi penderita dari konsumsi kafein berlebih yang bisa datang dari kopi, teh ataupun minuman bersoda.

Dengan mengatasi gula darah tinggi hal ini bisa berdampak positif dengan pencegahan gejala Inkontinensia Urine. Pencegahan Inkontinensia Urine dengan melakukan langkah taktis terhadap perubahan pola hidup lansia bisa berdampak signifikan.

Selain terus menerus membantu para lansia untuk punya gaya hidup sehat, keluarga juga harus hadir dengan menyediakan popok dewasa yang memberikan kenyaman ekstra, tentunya popok dewasa yang disesuaikan kebutuhan atau keluhan penderita urge incontinence atau kesulitan menahan kencing. (sumber : medlineplus.gov)

Pilih Confidence yang merupakan popok dewasa nomor satu berkualitas. Confidence memiliki dua jenis popok dewasa yaitu popok perekat untuk lansia dengan kondisi tirah baring dan popok celana bagi lansia yang masih aktif.

Untuk lansia yang masih aktif, gunakan Confidence Pants yang memiliki bahan lycra sehingga dapat bergerak bebas mengikuti bentuk tubuh dan SAP anti bakteri untuk menghindari dari iritasi.

Sedangkan bagi lansia dengan kondisi berbaring atau bedridden, gunakan Confidence Classic Day dan Confidence Classic Night di mana 2 popok di siang hari dan 1 popok di malam hari. Dengan Diamond Core Technology menyerap lebih cepat, halal dan teruji klinis, daya serap yang pas untuk kebutuhan siang dan malam, sehingga memberikan kenyamanan 24 jam bagi Kesayangan.

Berikan yang terbaik bagi Kesayangan dengan Confidence, agar mereka selalu aktif dan Berani Lebih Pede.